Visa Pelajar China X1 vs X2: Perbedaan & Cara Mengurus
Setelah diterima kuliah, langkah krusial berikutnya adalah visa. China mengenal dua jenis visa pelajar: X1 dan X2. Salah pilih bisa merugikan. Berikut penjelasannya.
X1 vs X2: Apa Bedanya?
| Visa X1 | Visa X2 | |
|---|---|---|
| Durasi studi | > 180 hari | ≤ 180 hari |
| Untuk | S1 / S2 / S3 penuh | exchange / short course |
| Izin tinggal | Wajib ubah ke Residence Permit dalam 30 hari | Tidak perlu (masa berlaku visa cukup) |
Mayoritas pelajar Indonesia yang kuliah penuh butuh Visa X1.
Dokumen Pengurusan
- Paspor (masih berlaku > 6 bulan)
- Formulir visa (online)
- JW201 / JW202 — dikeluarkan kampus setelah diterima
- Admission Notice (surat penerimaan resmi)
- Surat keterangan sehat / physical examination
- Bukti dana (rekening / sponsor)
- Pas foto
Langkah Pengurusan
- Isi formulib visa online & buat janji di Visa Application Center China (Jakarta).
- Serahkan dokumen + biaya visa.
- Jika diminta, ikuti wawancara singkat.
- Ambil paspor berstempel visa X1/X2.
Setelah Tiba di China (Penting!)
- Visa X1 harus diubah jadi Residence Permit dalam 30 hari di kantor imigrasi setempat (EAQ — Entry-Exit Administration).
- Lakukan pemeriksaan kesehatan ulang di China.
- Daftar di kampus & dapatkan bukti tinggal (临时住宿登记).
Tips & Perhatian
- Jangan masuk China dengan visa turis lalu ubah ke pelajar — berisiko ditolak.
- Urgent? Minta bantuan agen resmi, tapi pastikan dokumen asli.
- Simpan salinan JW form & admission notice.
Butuh bantuan konsultasi?
Konsultasi gratis via WhatsApp dengan tim yang paham dua sisi — Indonesia & China.
Chat WhatsApp